MENGUNGKAP MAKNA PANCASILA

Luthfi Khusnani

Abstract


Pancasila pada mulanya digunakan oleh masyarakat India yang memeluk agama Budha, Pancasila berarti “lima aturan” atau “Five Moral Principles” yang harus di taati dan dilaksanakan oleh para penganut biasa (awam) agama Budha, yang dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Pali”Panca-Sila”, yang brisi lima larangan atau lima pantangan.
Pada tanggal 1 Juni 1945 di dalam siding trsebut ir. Soekarno berpidato secara lisan (tanpa teks) mengenai calon Rumusan Dasar Negara Republik Indonesia Kemudian untuk member asas/Dasar Negara tersebut ir.Soekarno memberikan nama istilah “Pancasila” yang artinya Lima Dasar. Hal ini menurut beliau atas saran dari seorang teman ahli bahasa yang tidak disebutkan namanya.
Pancasila yang memiliki lima sila memiliki makna sebagai berikut:
Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengandung arti mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhlukTuhan.Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Bertingkah laku sesuai dengan adab dan norma yang berlaku dimasyarakat
Sila Persatuan Indonesia, mengandung arti nasionalisme, cinta terhadap bangsa dan tanah air. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Rela berkorban demi Bangsa dan Negara.
Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, memiliki hakikat demokrasi, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Melakukan musyawarah, artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat, baru sesudah itu diadakan tindakan bersama. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengandung arti bersikap adil terhadap sesama, menghormati dan menghargai hak-hak orang lain. Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat. Seluruh kekayaan alam dan isinya dipergunakan bagi kepentingan bersama menurut potensi masing-masing. Segala usaha diarahkan kepada potensi rakyat sehingga kesejahteraan trcapai secara merata.
Tolak pengamalan pancasila ialah kemauan dan kemampuan manusia Indonesia dalam mengendalikan diri dan kepentingannya agar dapat melaksanakan kewajibannya sebagai warganegara dan wargamasyarakat.
Dengan kesadaran dan pangkal tolak yang demikian tadi, maka sikap hidup manusia Pancasila adalah :
1. Kepentingan pribadi diletakan dalam kerangka kesadaran kewajibannya sebagai makhluk sosial dalam kehidupan masyarakat.
2. Kewajiban terhadap masyarakat dirasakan lebih besar dari kepentingan pribadinya demi kesejahteraan bersama.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.