SEGMENTASI PASAR

Stevi Ema Wijayanti

Abstract


Pusat perhatian organisasi pemasaran adalah memilih, mengetahui dan menguasai kesempatan pemasaran yang selalu berubah-ubah dan berbeda. Hal ini mendorong manajer untuk lebih menguasai latar belakang dalam pengambilan keputusan, agar dapat mencapai keuntungan taktis jangka pendek dalam persaingan. Pasar bersifat heterogen untuk suatu produk, karena pasar adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja dan kemauan untuk membelanjakannya. Atau pasar adalah kelompok pembeli potensial dari produk dan merk yang ada. Jadi ada suatu kaitan yang erat antara pasar dengan produk yang ditawarkan oleh penjual. Hal ini membuat segmentasi pasar sangat diperlukan agar produk yang ditawarkan sesuai dengan keinginan pasarnya.
Pembedaan produk merupakan dasar bagi penjual dalam melakukan motif-motif pembelian selektif. Setiap perusahaan mengakui bahwa tidak dapat menarik konsumen secara keseluruhan. Konsumen terlalu banyak, menyebar luas dan kebutuhan berbelanja serta pelaksanaan berbelanja mereka berubah-ubah. Beberapa perusahaan menempati posisi paling baik dalam melayani bagian-bagian khusus atau segmen-segmen dari pasar. Masing-masing perusahaan harus mengidentifikasikan segmen-segmen pasar yang paling menarik sehingga perusahaan tersebut dapat melayani secara efektif.
Pembeli memiliki sifat yang berbeda-beda dalam berbagai hal, keinginan untuk dibeli, sikap membeli dan kebiasaan membeli. Karena memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda-beda, masing-masing pembeli merupakan pasar potensial tersendiri. Untuk itu, dibutuhkan segmentasi pasar untuk memecah pembeli menjadi kelompok-kelompok homogen yang lebih kecil dan memiliki keinginan yang sama. Sehingga suatu perusahaan dapat mendisain program pemasarannya tersendiri bagi masing-masing pembeli.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.